WEDA— Dinas Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Halmahera Tengah mulai menyiapkan sejumlah program pembangunan pada tahun 2026, meski dinas tersebut terbilang baru menjalankan program kerjanya.
Kepala DPRKP Halmahera Tengah, Bambang Prakoso mengatakan, sejumlah program yang akan dijalankan pada 2026 meliputi pembangunan drainase, jogging track, serta taman lalu lintas.
“Adapun taman lalu lintas yang dibangun nantinya memiliki nilai edukasi bagi pelajar maupun masyarakat tentang pentingnya kesadaran berlalu lintas,” ujar Bambang saat dikonfirmasi wartawan.
Selain itu, DPRKP juga akan membangun fasilitas jogging track yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga pada pagi, sore hingga malam hari.
“Fasilitas jogging track akan dibangun di kawasan POR dalam Kota Weda,” katanya.
Ia menjelaskan, pihaknya juga fokus pada pembangunan dan penataan drainase, baik pembangunan baru maupun perbaikan drainase yang sudah ada. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi banjir dan genangan air di Kota Weda akibat tingginya curah hujan setiap tahun.
“Kami ingin Kota Weda terhindar dari banjir akibat sistem drainase yang kurang baik, sekaligus mengurangi daerah genangan,” jelasnya.
Menurut Bambang, tantangan saat ini adalah bagaimana menyelaraskan pembangunan ibu kota Kabupaten Halmahera Tengah menjadi kabupaten layak huni atau liveable city.
“Oleh sebab itu, keterlibatan masyarakat, media, dan seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam mewujudkan Kota Weda yang tertata dan nyaman dihuni,” pungkasnya. (**)










