Sebanyak 21 Penumpang KM Nazila 05 Ditemukan Selamat

Kesra47 Dilihat

TERNATE- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (malut) menyampaikan rasa Syukur dan imbau kewaspadaan menyusul ditemukannya sebanyak 21 penumpang KM Nazila 05 dalam kondisi selamat di perairan antara Taliabu dan Bitung.

“Berdasarkan laporan, seluruh penumpang KM Nazila 05 yang sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan (30/3/2026), ditemukan dalam keadaan selamat setelah proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan,” kata Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda melalui siaran pers, Selasa.

Gubernur menyampaikan rasa syukur sekaligus empati atas peristiwa yang sempat menegangkan tersebut.

“Ini kabar yang sangat melegakan. Kita bisa merasakan betapa beratnya situasi yang dialami para penumpang dan keluarga mereka. Keselamatan seluruh korban adalah hal yang paling utama,” ujar Gubernur Sherly.

Informasi awal menyebutkan jumlah penumpang sebanyak 27 orang, namun setelah verifikasi, manifes yang benar berjumlah 21 orang, sementara 6 lainnya tidak jadi ikut berlayar.

Operasi pencarian dipimpin oleh Kantor SAR Palu sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), dengan dukungan armada dari Kantor SAR Gorontalo. Kedua unsur ini bergerak cepat menyisir lokasi kejadian yang berada di wilayah perairan terbuka.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim SAR yang terlibat.

“Terima kasih kepada Basarnas, khususnya Kantor SAR Palu dan Kantor SAR Gorontalo, atas respons cepat dan kerja terkoordinasi yang sangat menentukan dalam penyelamatan ini,” katanya.

Di sisi lain, Gubernur turut mengingatkan pentingnya kewaspadaan seluruh pihak terhadap kondisi cuaca sebelum aktivitas pelayaran dilakukan.

“Kita perlu lebih berhati-hati. Saya mengimbau masyarakat, operator kapal, dan otoritas terkait untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar, demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Imbauan ini sejalan dengan peringatan dini cuaca dari pemerintah daerah yang menyebutkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Maluku Utara dalam periode akhir Maret hingga awal April 2026. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *