Wagub Lakukan “Ground Breaking” Musholah SMAN 1 Taliabu

Pulau Taliabu193 Dilihat

TALIABU- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara membangun infrastruktur pembangunan sekolah, khususnya di kawasan Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) di Pulau Taliabu.

“Kami terus membenahi berbagai infastruktur, terutama pembangunan sarana ibadah di sekolah masuk kawasan 3T, menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melengkapi fasilitas pendidikan sekaligus memperkuat pembinaan karakter religius bagi para siswa,” kata Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan mushola di SMAN 1 Taliabu, Kamis.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh khidmat dan turut dihadiri oleh Bupati Pulau Taliabu Sashabila Widya L. Mus, sejumlah pejabat daerah, jajaran tenaga pendidik, serta para siswa SMAN 1 Taliabu.

Wakil Gubernur Sarbin Sehe menegaskan pentingnya penyediaan sarana keagamaan di lingkungan sekolah. Menurutnya, fasilitas pendidikan tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik semata, tetapi juga harus mendukung pembinaan spiritual dan moral bagi para pelajar.

Ia menyampaikan bahwa keberadaan mushola di lingkungan sekolah memiliki banyak manfaat, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan keagamaan dan penguatan nilai-nilai kebersamaan di kalangan siswa dan guru.

“Mushola tentu memiliki banyak manfaat. Selain sebagai tempat untuk melaksanakan salat, juga dapat digunakan untuk itikaf, kajian-kajian keagamaan, serta menjadi tempat bermusyawarah dan membangun kebersamaan di lingkungan sekolah,” ujar Sarbin Sehe.

Menurut Sarbin, pendidikan yang baik harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak baik, dan menjunjung tinggi nilai-nilai agama. Karena itu, pembangunan fasilitas ibadah di sekolah dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam membentuk generasi Islami yang berintegritas.

Ia berharap pembangunan mushola tersebut dapat segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa dan tenaga pendidik dalam berbagai kegiatan keagamaan di sekolah.

Sementara itu, Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L. Mus, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas perhatian Pemerintah Provinsi Maluku Utara terhadap pengembangan fasilitas pendidikan di daerahnya.

Ia mengaku bersyukur karena peletakan batu pertama pembangunan mushola tersebut dapat dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara.

Menurut Sashabila, keberadaan mushola di lingkungan sekolah sangat penting sebagai sarana ibadah bagi para siswa dan guru, sekaligus sebagai pusat kegiatan keagamaan yang dapat membentuk karakter dan kedisiplinan spiritual para pelajar.

“Kami berharap pembangunan mushola ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh siswa-siswi dan para guru di SMAN 1 Taliabu,” kata Sashabila.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai program pembangunan di sektor pendidikan, termasuk penyediaan fasilitas penunjang yang dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah.

Pembangunan mushola tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah semata, tetapi juga menjadi pusat pembinaan karakter bagi para siswa. Dengan adanya fasilitas tersebut, berbagai kegiatan keagamaan seperti pengajian, kajian Islam, hingga kegiatan musyawarah dapat dilaksanakan secara lebih terorganisir di lingkungan sekolah.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara sendiri berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap perkembangan dunia pendidikan di seluruh wilayah provinsi, termasuk di daerah kepulauan seperti Pulau Taliabu. Upaya ini dilakukan guna memastikan pemerataan akses pendidikan, baik dari sisi kualitas pembelajaran maupun kelengkapan fasilitas pendidikan.

Melalui pembangunan berbagai sarana penunjang pendidikan, termasuk rumah ibadah di lingkungan sekolah, pemerintah berharap dapat menciptakan generasi muda Maluku Utara yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai religius yang kuat.

“Dengan demikian, pembangunan mushola di SMAN 1 Taliabu menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan di Bumi Moloku Kie Raha,” ujarnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *