TNI-Polri dan Pemda Pantau Penyaluran Bantuan, Satgas Yonif 732/Banau Kawal Pengungsi di Patani Barat

HALTENG – Komandan Korem 152/Baabullah, Enoh Solehudin bersama Kapolda Maluku Utara, Waris Agono dan unsur Forkopimda Kabupaten Halmahera Tengah melakukan pemantauan langsung penyaluran bantuan bagi warga terdampak konflik di Kecamatan Patani Barat, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Yeke ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan aparat keamanan terhadap masyarakat yang terdampak konflik beberapa waktu lalu. Dalam peninjauan tersebut, rombongan memastikan distribusi bantuan berjalan lancar, tepat sasaran, dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, sembako, serta perlengkapan lain guna meringankan beban warga.

Danrem 152/Baabullah menegaskan bahwa kehadiran TNI-Polri bersama pemerintah daerah merupakan wujud nyata komitmen negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan bantuan yang layak serta menjamin situasi keamanan tetap kondusif. Sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah harus terus dijaga demi menciptakan stabilitas wilayah,” ujar Enoh Solehudin.

Sementara itu, Kapolda Maluku Utara menegaskan pihaknya bersama TNI akan terus mengawal situasi keamanan di wilayah Patani Barat guna mencegah terjadinya konflik lanjutan.

Pemantauan ini juga menjadi sarana komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat agar berbagai permasalahan di lapangan dapat segera diidentifikasi dan ditangani secara cepat.

Di lokasi yang sama, Satgas Yonif 732/Banau turut mengawal penyaluran bantuan kemanusiaan bagi para pengungsi pasca konflik di Patani Barat.

Pengawalan dilakukan untuk memastikan bantuan dari pemerintah daerah dan berbagai pihak dapat tersalurkan secara aman, tertib, dan tepat sasaran. Bantuan yang diberikan berupa beras, mie instan, air mineral, selimut, serta kebutuhan dasar lainnya.

Danrem 152/Baabullah menyampaikan bahwa kehadiran prajurit tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan membantu masyarakat yang tengah mengalami kesulitan.

“Pengawalan ini merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjaga situasi tetap kondusif pasca konflik,” ujarnya.

Selain mengawal distribusi, prajurit Satgas juga membantu proses bongkar muat logistik serta memberikan dukungan moril kepada para pengungsi.

Masyarakat pun mengapresiasi kehadiran TNI yang dinilai mampu memberikan rasa tenang serta mempercepat pemulihan kondisi pasca konflik.

Dengan adanya penyaluran dan pengawalan bantuan ini, diharapkan kondisi di wilayah Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, dapat segera pulih dan masyarakat kembali menjalani aktivitas secara normal dalam suasana aman dan damai. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *