TOBELO,– Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara bersama unsur Forkopimda menggelar konferensi pers perkembangan Operasi SAR Gunung Dukono di Posko Desa Mamuya, Jumat (8/5/2026). Pukul 19.30.WIT.
Konferensi pers dihadiri Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, Dandim 1508/Tobelo, Letkol Inf Alex Donald M.L.Gaol, dan Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramadhan, Kepala Pos Pemantauan Gunung Dukono Sarjan Roboke dan sejumlah insan pers.
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramadhan, menyampaikan hingga pukul 18.00 WIT, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 15 dari 20 pendaki yang terdampak erupsi Dukono.
“Total korban 20 orang. 15 orang sudah dievakuasi dalam kondisi selamat dan luka ringan. Baik WNA Singapura dan WNI sudah mendapat penanganan medis di Pos Pengamatan dan RSUD Tobelo. Sementara 5 orang lainnya, 2 dilaporkan meninggal dunia, dan 1 hilang.” ungkapnya
Iwan menyebut proses evakuasi 5 pendaki tersisa masih berlangsung. Tim sudah berada di Pos 6 sejak pukul 15.02 WIT. “Kendala utama abu tebal dan hujan. Tapi tim all out,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Bupati Halut, Piet Hein Babua, mengatakan Pemkab mendukung penuh operasi SAR. Dinkes dan BPBD yang saat ini masih siaga di posko.
“Kami siapkan ambulans, medis, dan logistik. Untuk WNA, kami koordinasi dengan Imigrasi dan perwakilan negara. Yang penting semua korban bisa turun dengan selamat. Saat ini semua korban Selamat dari WNA sudah di inapkan di Hotel Bianda. Seluruh korban mendapatkan penanganan medis dan menjadi pasien rawat jalan.” kata Piet.
Dandim 1508/Tobelo, Letkol Inf Alex Donald M.L.Gaol, memastikan TNI AD menerjunkan personel untuk bantu evakuasi dan buka jalur.
“Kami kerahkan personel dari Koramil Galela. TNI siap backup Basarnas sampai tuntas,” ujarnya.










