Pansus Minyak Tanah DPRD Halut Di Duga Masuk Angin

Halmahera Utara170 Dilihat

TOBELO, – Fungsi pengawasan DPRD Halmahera Utara dipertanyakan. Ketua PMII Cabang Halut Hasan Eteke menilai Pansus Minyak Tanah (Mita) tidak bekerja nyata membongkar dugaan permainan agen dan bagian Kesra.

“Pansus dibentuk tapi hasilnya nol. Sampai sekarang tidak ada yang terang soal siapa yang bermain di distribusi minyak tanah,” kata Hasan, Rabu(13/5/2026).

Menurut Hasan, masyarakat Halut masih menghadapi kelangkaan dan harga minyak tanah yang tidak wajar. Kondisi itu memperkuat dugaan adanya praktik tidak sehat di lapangan.

“Kalau pansus serius, pasti sudah ada rekomendasi dan temuan. Ini kok senyap. Jangan sampai pansus hanya jadi alat tawar politik,” ujarnya.

Hasan mendesak DPRD segera melakukan evaluasi internal. Ia juga minta pansus memanggil pihak terkait, termasuk agen dan Kesra, untuk dimintai keterangan terbuka.

“Jangan takut. Kalau tidak ada permainan, buktikan. Kalau ada, proses hukum. Jangan korbankan rakyat kecil,” tegasnya.

Sementara Itu ketua Pansus Mita DPRD Halut Oni Pulo ketika di konfirmasi belum memberikan tanggapan dan berdalih sedang rapat. Dan mengarahkan ke wakil Ketua Pansus Abdillah Bailusy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *