Tutup MTQ XI Malifut, Bupati Piet: Investasi SDM Halut Dimulai dari Nilai Al-Qur’an

Halmahera Utara133 Dilihat

Malifut,– Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI Halmahera Utara resmi ditutup. Bupati Piet Hein Babua menegaskan ajang ini bukan sekadar seremonial, tapi bagian dari investasi jangka panjang membangun SDM yang religius dan berakhlak.

Penutupan digelar di Kecamatan Malifut, Kamis (14/5/2026), setelah enam hari berlangsung sejak 9 Mei. Ratusan peserta dari 16 kecamatan mengikuti lomba seni baca Al-Qur’an, hafalan, kaligrafi, syarhil Qur’an, tilawah, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
“Pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan masyarakat Halmahera Utara yang harmonis dan berkelanjutan,” kata Piet dalam sambutannya.
Ketua Panitia MTQ XI Abdul Muis Andi menyebut 275 peserta ambil bagian dalam kompetisi ini. “Secara umum seluruh rangkaian lomba berjalan tertib, aman, dan lancar. Dewan hakim juga telah menjalankan tugas secara profesional dan penuh integritas,” ujarnya.
Ketua LPTQ Halut Kasman Hi Ahmad menilai MTQ memperkuat ukhuwah Islamiyah, insaniyah, dan wathaniyah di tengah masyarakat majemuk. Ia mendorong pembinaan berjenjang dari kecamatan hingga kabupaten.
“Kita ingin pembinaan lebih fokus melalui TPQ dan rumah tahfidz di setiap kecamatan sehingga peserta yang tampil di tingkat kabupaten benar-benar hasil seleksi terbaik,” kata Kasman.
Semangat toleransi juga terlihat saat penutupan. “Semangat toleransi antarumat beragama dalam pelaksanaan MTQ terlihat melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk penampilan paduan suara dari Desa Sosol pada malam penutupan,” ujarnya.
“Ini menjadi bukti bahwa toleransi dan persatuan di Halmahera Utara terus terjaga dengan baik,” tambahnya.
Kepala Kemenag Halut Abdurahman M Ali mengapresiasi suksesnya MTQ XI. “MTQ harus menjadi perekat persatuan dan keharmonisan masyarakat Halmahera Utara,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *