TIDORE- Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap pencapaian tim EPA Malut United U18 dan U20 pada ajang EPA Super League 2025-2026.
“Selamat kepada EPA Malut United karena pencapaian yang menjadi kebahagiaan dan kebanggaan Maluku Utara. Perjuangan di final membuktikan bahwa mentalitas dan kepercayaan diri menjadi poin penting dalam meraih keberhasilan,” kata Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen saat menyambut kedatangan para pemain di Kantor Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Selasa.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut memberikan penghargaan atas keberhasilan skuad U18 yang keluar sebagai juara, serta tim U20 yang sukses meraih status runner-up EPA Super League musim 2025-2026.
Sementara itu, Wali Kota Muhammad Sinen menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari semangat para pemain dalam menjaga nama baik daerah.
“Kunci lain dalam keberhasilan adalah niat yang tulus untuk menjaga nama baik Maluku Utara,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Muhammad Sinen juga berpesan agar para pemain terus menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam tim.
“Kebersamaan menjadi salah satu kunci dalam sepak bola. Perlu disadari bahwa tim bisa berhasil karena peran pelatih, pemain, dan semua ofisial,” ujar wali kota.
EPA Malut United yang bermarkas di Tidore dan menggunakan Stadion Marimoi sebagai kandang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Keberhasilan tersebut kini menjadikan EPA Malut United sebagai salah satu kebanggaan masyarakat Maluku Utara.
Kesuksesan tim U18 dinilai tidak hanya terlihat dari hasil akhir, tetapi juga proses perjuangan para pemain yang mampu menunjukkan keberanian dan ketangguhan saat menghadapi tekanan di lapangan.
Pada partai final EPA U18 Super League 2025-2026 melawan Persija Jakarta, Minggu (17/5/2026), skuad muda Malut United tampil penuh percaya diri hingga berhasil memenangkan pertandingan melalui drama adu penalti.
Afgan Mido dan rekan-rekannya mampu menjalankan tugas dengan tenang meski mendapat tekanan dari suporter lawan di belakang gawang.
Kiper Malut United, Erlangga Dwi Putra, tampil gemilang dengan menggagalkan tiga tendangan penalti pemain Persija.
“Alhamdulillah para pemain bisa tenang dan fokus hingga akhir. Mereka mampu menunjukkan mentalitas dan karakter,” kata pelatih EPA U18 Malut United, Talaohu Abdul Musafri, usai pertandingan final di Lapangan Garudayaksa Football Academy.
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi gelar pertama bagi EPA Malut United di level kompetisi usia muda. Prestasi itu semakin lengkap dengan pencapaian tim U20 yang sukses menjadi runner-up.
Direktur EPA Malut United, Hengky Oba, mengatakan pencapaian tersebut merupakan kebanggaan besar karena para pemain mampu bersaing dan mengalahkan Persija Jakarta yang dinobatkan sebagai akademi terbaik musim ini.
“Pencapaian tim U18 dan U20 adalah suatu kebanggaan. Para pemain bisa mengimbangi dan mengalahkan Persija yang dinobatkan sebagai akademi terbaik musim ini,” ujar Hengky. (**)










