Halut Sabet Peringkat 2 Terbaik Regional NTT – Maluku 2026

Halmahera Utara116 Dilihat

Lombok, – Kabupaten Halmahera Utara kembali mengukir capaian di kancah nasional. Pemkab Halut dinobatkan sebagai peraih peringkat kedua terbaik tingkat kabupaten untuk wilayah Regional Nusa Tenggara dan Maluku dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.

 

Penghargaan diserahkan pada Selasa malam, 19 Mei 2026, di Merumatta Senggigi Hotel, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Acara tersebut dihadiri Menko Polkam Djamari Chaniago, Mendagri Muhammad Tito Karnavian, sejumlah kepala daerah, serta unsur Forkopimda dari Maluku, Maluku Utara, NTT, dan NTB.

 

Penilaian menitikberatkan pada konsistensi pemerintah daerah dalam mengawal program pembangunan yang terintegrasi. Tim penilai melihat sejauh mana program lintas sektor berjalan selaras, seberapa besar dampak layanan publik yang dirasakan masyarakat, dan efektivitas kebijakan hingga ke tingkat desa.

 

Dua indikator utama yang menjadi sorotan adalah keberhasilan menekan angka stunting dan kemiskinan. Daerah yang dinilai mampu menghadirkan perubahan nyata di lapangan mendapat skor tinggi. Selain itu, unsur inovasi juga jadi pertimbangan, terutama dalam merancang solusi yang cepat, tepat, dan relevan dengan persoalan sosial warga.

 

Penghargaan untuk Halut diserahkan langsung oleh Menteri PKP Maruarar Sirait dan disiarkan langsung oleh Garuda TV. Bupati Piet Hein Babua menerima piala penghargaan beserta insentif sebesar Rp2 miliar.

 

Dana insentif tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kerja kolaboratif Pemkab Halut dalam menurunkan stunting dan kemiskinan secara terpadu.

Menurut panitia, Halut dinilai konsisten memperkuat sektor sosial dan kesehatan melalui pendekatan yang berkelanjutan. Di bawah kepemimpinan Bupati Piet Hein Babua dan Wakil Bupati Kasman Hi Ahmad, pemerintah daerah dinilai berhasil merancang kebijakan yang langsung menyentuh peningkatan kesejahteraan warga.

 

Sejumlah langkah yang dijalankan meliputi penguatan layanan kesehatan ibu dan anak, intervensi gizi terpadu, pemberdayaan ekonomi masyarakat, integrasi data kesejahteraan sosial, serta perluasan akses layanan dasar bagi kelompok rentan.

 

Capaian ini menegaskan posisi Halmahera Utara sebagai salah satu daerah yang serius mendorong pembangunan inklusif di kawasan timur Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *