Jesaja Banari: Generasi Muda Garda Terdepan Jaga Persatuan Halut

Halmahera Utara123 Dilihat

Tobelo, – Tokoh adat Hibualamo Jesaja Banari mendorong generasi muda Halmahera Utara menjadi garda terdepan menjaga budaya lokal dan persatuan, di tengah maraknya informasi provokatif di media sosial.

Dalam pernyataannya, Jesaja mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan, mempererat toleransi, dan menjaga kehidupan sosial yang aman, damai, serta harmonis. Ia menilai sikap kooperatif dan moderat sangat diperlukan untuk merawat kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya di Maluku Utara.

“Masyarakat harus ikut bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi tetap kondusif demi kepentingan bersama,” ujarnya.

Jesaja juga mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh isu bernuansa SARA yang berpotensi memecah belah persaudaraan. Menurutnya, kedewasaan dalam bermedia sosial dan kemampuan menyaring informasi menjadi kunci agar masyarakat tidak terpancing provokasi.

“Persatuan dan rasa kekeluargaan harus terus dijaga. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan munculnya konflik sosial di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia mengajak para tokoh adat dan sesepuh untuk menanamkan nilai budaya serta warisan leluhur kepada generasi penerus. Pendidikan adat dan karakter, kata Jesaja, harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui sikap saling menghormati, menjaga etika, dan mencintai budaya daerah.

Bagi generasi muda, ia berharap mereka aktif melestarikan kebudayaan lokal di Tobelo dan Halmahera Utara. Mulai dari penggunaan bahasa daerah, menjaga Rumah Adat Hibualamo sebagai simbol persatuan, melestarikan tarian Cakalele dan Tide-Tide, hingga mempertahankan semangat gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Hibualamo.

“Budaya lokal bukan sekadar peninggalan leluhur, melainkan fondasi penting untuk memperkuat persaudaraan dan menjaga stabilitas sosial di tengah perkembangan zaman yang semakin modern,” jelas Jesaja.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, terus menjaga nilai kebersamaan agar Halmahera Utara tetap aman, damai, dan menjunjung tinggi kearifan lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *