Halsel – Sejumlah orang tua peserta lomba Olimpiade Sains Nasional mengungkapkan rasa kekecewaan terhadap sikap Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, karena dinilai pihak Dinas Pendidikan setempat, saat ini lepas tangan, karena tidak ada perhatian maupun dukungan kepada para siswa dari Sekolah Dasar IT Insan Kamil yang sedang berjuang, agar mereka bisa berangkat ke Jakarta untuk mengikuti lomba yang akan diadakan di Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB).
Para orang tua menyebut keberangkatan anak mereka untuk mengikuti lomba Olimpiade Sains Nasional ke pusat seharusnya bisa mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari Pemkab Halsel melalui Dinas Pendidikan setempat, karena para peserta yang berangkat ini juga membawa prestasi untuk nama baik sekolah SD IT Insan Kamil maupun daerah ini ke level nasional.
Tetapi faktanya justru terbalik, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Halsel sendiri sejauh ini dinilai lepas tangan dan tidak peduli, karena buktinya tidak ada perhatian maupun dukungan sama sekali kepada para peserta Olimpiade Sains Nasional.
Salah satu orang tua dari peserta lomba Olimpiade Sains Nasional yang enggan menyebut namanya saat menceritakan kepada media ini pada Kamis (04/06/2026) bahwa berdasarkan informasi Panitia Penyelenggara lomba Olimpiade Sains Nasional selain diarahkan untuk melakukan pendaftaran ulang, mereka juga menyampaikan bahwa seluruh biaya akomodasi ditanggung para peserta yang mengikuti lomba Olimpiade Sains Nasional.
“Kita tidak punya biaya untuk memberangkatkan anak kami ke Jakarta, sehingga kita berharap, agar pihak Sekolah IT Insan Kamil maupun Pemkab Halsel melalui Dinas Pendidikan untuk bisa membantu biaya akomodasi biar anak kami bisa berangkat untuk mengikuti lomba Olimpiade yang sesuai jadwal dimulai pada 27 Juni mendatang Sementara untuk pendaftaran dibuka tanggal 13 Juni,”ungkapnya.
Para orang tua juga menyampaikan para peserta yang akan berangkat untuk mengikuti lomba Olimpiade Sains Nasional di dalamnya ada juga anak dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halsel, Siti Khodijah seharusnya masalah ini harus mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari Kepala Dinas Pendidikan, agar anak mereka bersama – sama bisa berangkat ke pusat dalam mengikuti lomba Olimpiade tersebut.
“Ibu kadis saja lepas tangan, padahal ini adalah tanggung jawabnya sebagai seorang pimpinan di Dinas Pendidikan, untuk bagaimana bisa mencari solusi, agar anak mereka ini sama – sama bisa diberangkatkan, tetapi Ibu Kadis saja tidak peduli dan hanya fokus urus anaknya sendiri untuk berangkat dan sikap seperti itu tidak baik, karena akan berdampak pada semangat belajar anak kami maupun generasi muda di daerah itu,”ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan, Siti Khodijah, saat dikonfirmasi terpisah melalui pesan Whatsyap menyatakan sedang mencari solusinya, terkait keluhan para orang tua peserta lomba Olimpiade Sains Nasional.
“Saya pun sejak kemarin sedang pikirkan carikan solusi, karena memang kondisi efesiensi saat ini dan di Dinas Pendidikan belum ada anggaran untuk alokasi itu. Saya akan konsulkan dengan pak sekda tentang hal ini,”kata Kadis.
Ia menambahkan, para peserta yang akan berangkat itu, termasuk di dalamnya ada anak saya juga dan Insya Allah anak saya, akan biayai menggunakan biaya sendiri sebagai komitmen orang tua terhadap prestasi terhadap anak mereka.(**)












