NHM Dorong Pertanian Moderen Di Kao Barat Melalui Program PM-AAS

Halmahera Utara201 Dilihat

Tobelo, — PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) turut berkontribusi dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan pertanian modern di Kecamatan Kao Barat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan Sarana Produksi Pertanian (Saprodi) Tahap 1 kepada Kelompok Tani Rizki Tani untuk pengembangan komoditas padi seluas 10 hektare. Penyerahan dilaksanakan pada Selasa, 4 Agustus 2026 di Desa Soahukum, Kecamatan Kao Barat.

Program Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) dikembangkan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi petani, mulai dari keterbatasan modal dan tenaga kerja hingga serangan hama dan penyakit. Model ini mengedepankan mekanisasi dan penerapan teknologi budidaya, termasuk sistem Tanam Benih Langsung (Tabela) dengan jarak tanam rapat, serta pengelolaan unsur hara, irigasi, dan pengendalian gulma secara lebih intensif.

Lahan seluas 10 hektare yang dikembangkan berada dalam satu hamparan yang mencakup wilayah administratif Desa Soahukum dan Desa Makarti. Melalui penerapan PM-AAS, program ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani, sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian.

Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM Peduli, Irwan Malaka, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya NHM mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi pertanian. “Kami berharap PM-AAS dapat menjadi model pertanian berbasis teknologi yang produktif dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi petani, sekaligus mendukung ketahanan pangan di Halmahera Utara dan Maluku Utara,” ujarnya.

Program PM-AAS menargetkan produktivitas hingga 10 ton gabah padi per hektare. Untuk mendukung pencapaian target tersebut, pelaksanaan program disertai pendampingan dan monitoring melalui kerja sama dengan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku Utara guna memastikan penerapan PM-AAS berjalan sesuai petunjuk teknis.

Ketua Kelompok Tani Rizki Tani, Hadi Sugito, mengapresiasi dukungan yang diberikan NHM. “Dengan adanya bantuan ini, kami semakin bersemangat mengelola lahan pertanian dan meningkatkan hasil produksi. Terima kasih banyak untuk NHM dan Presiden Direktur NHM Bapak Haji Robert Nitiyudo Wachjo. Kami berharap dukungan dan pendampingan dapat terus berlanjut agar kemampuan serta kemandirian kelompok tani semakin meningkat,” ujarnya.

Melalui pengembangan PM-AAS, NHM berharap Kao Barat dapat berkembang sebagai salah satu sentra komoditas padi berkualitas. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian ekonomi petani sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Halmahera Utara dan Provinsi Maluku Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *