Ternate – Tim Marine Inspector dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama dan Petugas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate, Provinsi Maluku Utara melaksanakan kegiatan General Emergency Drill dalam agenda Kampanye Keselamatan Terkonsentrasi kepada kapal – kapal Penumpang yang beroperasi di Pelabuhan Ternate.
Kegiatan itu merupakan upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan dalam menghadapi kondisi darurat di lingkungan pelabuhan maupun di atas kapal. Kegiatan General Emergency Drill dilaksanakan melalui simulasi keadaan darurat dengan melibatkan Crew Kapal.
Kepala KSOP Kelas II Ternate, Rushan Muhammad dalam keterangan rilis yang diterima Publik MalutNews.id pada Kamis (03/09/2026) menyampaikan dalam pelaksanaannya, setiap personel menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan prosedur serta peran yang telah ditetapkan.
“Simulasi tersebut bertujuan untuk menguji kesiapan personel, kecepatan dalam mengambil tindakan, serta efektivitas koordinasi dan komunikasi dalam menghadapi situasi darurat. Dari penanganan kebakaran di geladak kendaraan, pertolongan medis, hingga kesiapan pembukaan rakit penolong otomatis seluruh prosedur diuji sesuai standar ISM Code dan SOLAS.”ungkapnya.
Selain meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap penerapan prosedur keselamatan dan tanggap darurat. Melalui latihan yang dilaksanakan secara berkala, diharapkan seluruh personel semakin memahami langkah-langkah penanganan keadaan darurat secara cepat, tepat, terkoordinasi, dan sesuai dengan ketentuan keselamatan pelayaran.
Kantor KSOP Kelas II Ternate terus berkomitmen menjaga kelaiklautan kapal dan keselamatan penumpang di perairan Ternate, karena nyawa menjadi prioritas utama selama dalam pelayaran.(Red/Moko)












