Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

Halmahera Utara257 Dilihat

Gosowong, – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Sebagai persiapan menuju Audit Lingkungan, NHM melaksanakan Pra-Audit Lingkungan pada 16–18 September 2026 di Tambang Emas Gosowong, berdasarkan arahan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Pelaksanaan pra-audit mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 03 Tahun 2013 tentang Audit Lingkungan Hidup.

Kegiatan tersebut dihadiri GM Geology, Resource dan Support NHM Denny Lesmana, Manager HSE Widi Wijaya, serta jajaran Senior Leadership Team (SLT) baik secara langsung maupun daring.

Proses pra-audit melibatkan tim auditor dan tenaga ahli dengan berbagai kompetensi, yang terdiri atas Al Mudzni selaku Lead Auditor, Arie Dipareza Syafei sebagai Auditor Lingkungan, DWA Desa Warnana sebagai Tenaga Ahli Pertambangan, Wien Lestari sebagai Tenaga Ahli Hidrogeologi, Tyas Kumala Puteri sebagai Tenaga Ahli Kesehatan Masyarakat sekaligus Auditor Lingkungan Hidup, dan Umboro Lamsinto sebagai Tenaga Ahli Hidrologi dan Sipil Bendungan.

Dalam pelaksanaannya, tim auditor melakukan verifikasi terhadap informasi dan dokumen terkait pengelolaan lingkungan, dilanjutkan kunjungan lapangan ke sejumlah area operasional yang relevan. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai penerapan pengelolaan lingkungan sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu menjadi perhatian.

Lead Auditor Al Mudzni menjelaskan, pra-audit dilakukan untuk memperkuat informasi dan mempersiapkan rencana pelaksanaan Audit Lingkungan.

“Tujuan dari pra-audit ini adalah menguatkan informasi sebagai bagian dari rencana Audit. Melalui kegiatan ini, auditor dapat memperoleh gambaran awal yang diperlukan untuk penyusunan rencana audit selanjutnya,” ujar Al Mudzni.

Lebih lanjut, audit lingkungan NHM nantinya diarahkan untuk melihat sejumlah aspek penting, antara lain efektivitas pengelolaan lingkungan, risiko dampak dan paparan, manajemen risiko lingkungan, komunikasi risiko, serta upaya perbaikan dan peningkatan berkelanjutan.

GM Geology, Resource & Support NHM Denny Lesmana menyampaikan, kegiatan pra-audit menjadi bagian penting dalam evaluasi penerapan pengelolaan lingkungan di area operasional. NHM juga terbuka terhadap masukan dan rekomendasi dari tim auditor.

“Pra-audit tersebut menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat kembali penerapan pengelolaan lingkungan yang telah berjalan sekaligus mendapatkan masukan dari tim auditor. Semua temuan awal, masukan atau rekomendasi yang telah disampaikan Tim Pra-Audit lingkungan ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk mempersiapkan audit sesungguhnya nanti,” ungkap Denny.

Denny juga mengajak seluruh pihak untuk terus berkomitmen menjaga dan meningkatkan pengelolaan lingkungan di area kerja sebagai upaya perbaikan berkelanjutan serta memastikan penerapan di lapangan tetap sejalan dengan ketentuan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *