TOBELO – Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara merelokasi lokasi penampungan sementara cabai rawit untuk kegiatan pasar murah.
Jika sebelumnya dipusatkan di Hibualamo, kini seluruh stok dipindahkan ke Lapangan Do Omu Matau, Kawasan Pemerintahan Kantor Bupati Halmahera Utara, Tobelo, Selasa (3/11/2026).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Halmahera Utara, Nyoter J.C Koenoe, mengatakan pemindahan ini merupakan arahan langsung dari Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua.
“Lokasi baru ini dipilih atas perintah langsung Bupati agar proses persiapan, penyortiran dan pembagian cabai lebih mudah dan terpusat,” jelas Nyoter.
Ia menjelaskan, saat ini tim gabungan dari TPID telah mulai melakukan penyortiran dan persiapan distribusi di lapangan tersebut. Hal ini untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pasar murah yang tengah berlangsung di Kota Tobelo.
Menurut Nyoter, pasar murah cabai rawit merupakan salah satu program strategis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Halmahera Utara untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi.
Dengan dipusatkannya penampungan di Do Omu Matau, penyaluran cabai diharapkan bisa lebih tertata, efektif, dan tepat sasaran ke sejumlah titik penjualan di dalam Kota Tobelo.
Nyoter mempersilakan warga yang ingin mendapatkan cabai dengan harga terjangkau untuk langsung mendatangi lokasi penampungan baru tersebut.
“Proses sortir tetap jalan, masyarakat silakan datang ke Lapangan Do Omu Matau untuk mendapatkan cabai murah,” ujarnya.
Pemkab berharap langkah ini memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pangan, khususnya cabai rawit, dengan harga yang lebih murah dari harga pasar.










