Perahu Nelayan Tenggelam di Perairan Dufa-Dufa, Satu Anak Masih Dicari

Kesra88 Dilihat

TERNATE – Sebuah perahu nelayan yang membawa empat orang tenggelam di perairan depan Taman Tulang Ikan, Kelurahan Dufa-Dufa, Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIT.

Insiden tersebut terjadi saat para korban menggunakan perahu untuk memancing. Berdasarkan informasi awal yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Ternate dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate, perahu tersebut membawa empat orang yang terdiri dari dua orang dewasa dan dua anak-anak.

Humas Kantor SAR Ternate, Icshan M. Nur, menjelaskan setelah kejadian, warga sekitar bersama unsur terkait langsung melakukan upaya pertolongan dan evakuasi terhadap para korban.

“Tiga orang korban berhasil dievakuasi. Namun, satu orang dewasa kemudian meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit Bina Warga Ternate,” jelasnya.

Sementara satu korban lainnya, yang merupakan anak-anak, hingga Minggu sore masih belum ditemukan dan dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Upaya pencarian sebelumnya dilakukan KSOP Ternate bersama masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Karena korban belum ditemukan, KSOP Ternate kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada KPP Ternate untuk meminta bantuan operasi pencarian dan pertolongan.

Pada pukul 11.23 WIT, Tim Rescue Kantor SAR Ternate bergerak menuju lokasi kejadian (LKP) untuk melakukan koordinasi sekaligus melaksanakan pencarian terhadap korban yang masih hilang.

Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan juga mengerahkan tim penyelam untuk melakukan pencarian di bawah permukaan air di sekitar lokasi tenggelamnya perahu.

Hingga berita ini ditulis, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan.

Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan tersebut terdiri dari Tim Rescue KPP Ternate, KSOP Ternate, Lanal Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, serta masyarakat Kelurahan Dufa-Dufa.

Dari total empat orang yang menjadi korban, tiga orang dilaporkan selamat setelah berhasil dievakuasi, sementara satu orang meninggal dunia. Satu anak lainnya masih dalam pencarian.
Identitas seluruh korban hingga saat ini belum diketahui secara lengkap. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *