Geokimia Jadi Kunci Efisiensi Pertambangan Emas, Superintendent NHM Berbagi Wawasan di Webinar MGEI-SC UNG

Halmahera Utara184 Dilihat

Gosowong, – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia sektor pertambangan melalui kolaborasi dengan Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia Student Chapter Universitas Negeri Gorontalo (MGEI-SC UNG).

Kolaborasi itu diwujudkan dalam webinar bertajuk “Peran Geokimia dari Tahap Eksplorasi hingga Ekstraksi – Perilaku Unsur dan Hubungan Geokimia dalam Sistem Epitermal Emas Sulfidasi Rendah” yang digelar secara daring pada Rabu, 29 Juli 2026.

Sebagai narasumber utama, NHM menghadirkan Superintendent Geology Production, Dharma Irwanda. Dalam pemaparannya, Dharma menjelaskan bahwa geokimia memiliki peran strategis di seluruh tahapan pertambangan, mulai dari eksplorasi, karakterisasi bijih, hingga proses ekstraksi.

Ia juga menekankan pentingnya validasi data melalui Quality Assurance/Quality Control (QA/QC), pemanfaatan analisis data modern, serta pendekatan multidisiplin untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat.

Menurut Dharma, tantangan eksplorasi emas saat ini semakin kompleks. Karena itu, pemanfaatan data geokimia secara optimal menjadi kunci untuk menemukan mineralisasi baru sekaligus meningkatkan efisiensi pengolahan bijih.

“Sinergi antara pemahaman geologi dasar, validitas data melalui QA/QC, dan pemanfaatan alat analitik modern merupakan kunci utama untuk meningkatkan efisiensi pertambangan emas saat ini,” ujar Dharma.

Ia berharap ke depan penerapan ilmu geokimia di industri pertambangan Indonesia dapat semakin terintegrasi secara menyeluruh, mulai dari tahap eksplorasi hingga ekstraksi.

“Pembelajaran dari studi kasus komprehensif, seperti Endapan Gosowong di Halmahera, diharapkan dapat mendorong lahirnya penemuan-penemuan endapan emas baru di Indonesia sekaligus mengoptimalkan efisiensi proses ekstraksinya,” tambahnya.

Melalui kerja sama dengan MGEI-SC UNG, NHM terus memperkuat perannya sebagai jembatan antara dunia industri dan akademik. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong transfer pengetahuan, meningkatkan kapasitas generasi muda di bidang geosains dan pertambangan, serta mendukung terciptanya sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri pertambangan di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *