TOBELO, -Jika hilirisasi kelapa dan bibit pala unggul kerja sama dengan UGM adalah lompatan Halmahera Utara di sektor perkebunan, maka pembangunan jalan hotmix desa adalah lompatan di sektor konektivitas.
Dua strategi itu kini dijalankan bersamaan oleh Bupati Dr. Piet Hein Babua untuk memastikan ekonomi desa tumbuh merata di tengah tekanan keuangan negara.
Di tengah himpitan ekonomi dan efisiensi anggaran di hampir semua daerah, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara di bawah kepemimpinan Piet Hein Babua justru mengintensifkan pembangunan infrastruktur fisik dengan mengandalkan pengelolaan potensi sumber daya aparatur dan sumber daya alam secara inovatif.
Satu per satu jalur strategis yang menghubungkan desa ke ibu kota kecamatan dan kabupaten mulai di-hotmix. Terbaru adalah ruas jalan Desa Birinoa, Kecamatan Tobelo Selatan, sepanjang 1,3 kilometer yang menjadi akses utama warga menuju jalan Trans Halmahera.
Jalan umum yang selama puluhan tahun dibiarkan terbengkalai dan rusak parah, kini mulai diaspal. Proses pengerjaannya mendapat pengawalan ketat langsung dari Bupati Halut.
“Masyarakat terutama para pengguna jalan, puluhan tahun mereka menikmati jalan rusak. Jalur ini menghubungkan desa dengan jalan Trans Halmahera menuju ibu kota kecamatan dan kabupaten Halmahera Utara,” ujar Piet.
Bagi Bupati yang akrab disapa PHB itu, pembangunan infrastruktur adalah kunci untuk memutus disparitas ekonomi. Potensi pertanian dan perkebunan yang sudah dimaksimalkan melalui program hilirisasi tidak akan optimal jika akses daratnya terhambat.
Politisi Partai Golkar Halmahera Utara ini kini menjadi perbincangan publik. Selain dinilai sukses mendongkrak pertumbuhan ekonomi, ia dinobatkan sebagai pemimpin visioner yang mampu merumuskan arah masa depan daerah dengan program-program yang inovatif.
“Selain memaksimalkan potensi pertanian dan perkebunan, kita pastikan arus konektivitas darat antara daerah, desa – kecamatan dan kabupaten harus terhubung agar disparitas ekonomi dan pembangunan tumbuh merata,” tegas Piet.
















