TERNATE – Stadion Gelora Kie Raha dipastikan akan menjadi lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Ternate yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Kepastian tersebut diperoleh setelah adanya pertemuan antara manajemen Malut United dan Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kota Ternate.
Pertemuan berlangsung pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di ruang Media Center Malut United yang berada di kawasan Stadion Gelora Kie Raha. Pertemuan tersebut membahas berbagai hal terkait kesiapan serta teknis pelaksanaan shalat Idul Fitri yang setiap tahunnya diikuti ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Ternate.
Perwakilan Manajemen Malut United, Asghar Saleh, mengatakan pihak manajemen memberikan izin kepada PHBI Kota Ternate untuk memanfaatkan Stadion Gelora Kie Raha sebagai lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri tahun ini.
Menurutnya, izin tersebut diberikan karena kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat dan perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pengelola fasilitas publik seperti stadion.
“Kalau untuk kepentingan keagamaan, pak David memberikan izin kepada PHBI agar Stadion Gelora Kie Raha bisa dijadikan tempat pelaksanaan Shalat Idul Fitri,” ujar Asghar Saleh.
Ia menjelaskan, manajemen Malut United pada prinsipnya mendukung kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan masyarakat luas, terlebih kegiatan keagamaan yang menjadi momentum kebersamaan umat Islam di hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.
Sementara itu, Ketua PHBI Kota Ternate, H. Mahmud Zulkiram M. Haeruddin, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan manajemen Malut United untuk membahas berbagai persiapan teknis pelaksanaan shalat Idul Fitri.
Menurut Mahmud, koordinasi tersebut penting dilakukan agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar sekaligus memastikan fasilitas stadion tetap terjaga dengan baik, terutama kondisi rumput lapangan yang menjadi salah satu aset penting stadion.
“PHBI telah melakukan koordinasi dengan manajemen Malut United. Tentunya kita akan menaati ketentuan yang ada agar fasilitas di Stadion Gelora Kie Raha, terutama rumput lapangan, tetap terjaga dan tidak mengalami kerusakan,” kata Mahmud.
Ia juga menambahkan, dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri nanti, PHBI akan kembali melibatkan sejumlah pihak untuk membantu kelancaran kegiatan, sebagaimana yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.
Beberapa pihak yang akan dilibatkan di antaranya steward stadion yang biasanya bertugas dalam pertandingan sepak bola, serta unsur pemuda dari Gereja Protestan Maluku (GPM) Ternate.
Keterlibatan berbagai unsur masyarakat ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan toleransi di Kota Ternate.
Selain itu, PHBI juga akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan sejumlah pihak terkait pengaturan lokasi parkir kendaraan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya jamaah yang datang menggunakan sepeda motor maupun mobil pribadi.
“Koordinasi juga akan dilakukan dengan pihak-pihak terkait untuk mengatur lokasi parkir kendaraan, baik untuk jamaah yang menggunakan sepeda motor maupun mobil, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar stadion,” jelasnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, PHBI Kota Ternate berharap pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Stadion Gelora Kie Raha dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan khusyuk, sekaligus menjadi momentum kebersamaan bagi masyarakat Kota Ternate dalam merayakan hari kemenangan. (**)













