BMKG: Malut Berpotensi Diguyur Hujan hingga Sepekan, Warga Diminta Waspada

Pantauan62 Dilihat

TERNATE — Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Provinsi Maluku Utara selama periode 4 hingga 10 Mei 2026.

Dalam rilis resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa secara umum kondisi cuaca didominasi cerah berawan, namun berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sejumlah wilayah.

Petugas Prakirawan BMKG Sultan Baabullah Ternate, Muhammad Dzikrie Abdul Fattah, menjelaskan bahwa dinamika atmosfer baik dalam skala global, regional, maupun lokal tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kondisi cuaca di Indonesia dalam sepekan ke depan.

“Pada skala global, indeks ENSO berada di angka Nino +0.23, sehingga tidak terlalu berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif,” jelas Dzikrie.

Meski demikian, terdapat beberapa faktor lain yang turut memengaruhi kondisi cuaca di Maluku Utara. Di antaranya adalah aktivitas Gelombang Kelvin yang sedang aktif di sekitar wilayah tersebut, serta pergerakan Madden Julian Oscillation (MJO) yang diprakirakan melintasi Maluku Utara.

Kondisi ini diperkuat dengan adanya belokan, perlambatan, dan pertemuan angin di sekitar wilayah Maluku Utara yang menyebabkan penumpukan massa udara. Situasi tersebut memicu pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan.

“Secara umum, cuaca di Maluku Utara selama periode 4 hingga 10 Mei diprakirakan cerah berawan, namun terdapat potensi hujan ringan hingga lebat di beberapa wilayah,” tambahnya.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi dampak turunan dari fenomena hidrometeorologi tersebut. Beberapa di antaranya adalah banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, berkurangnya jarak pandang, hingga angin kencang yang biasanya terjadi menjelang hujan.

Selain itu, masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang mengalami kondisi kering.

Adapun rincian prakiraan cuaca selama periode tersebut adalah sebagai berikut:
Pada 4 hingga 5 Mei 2026, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, dan Pulau Taliabu.

Selanjutnya pada 6 hingga 7 Mei 2026, potensi hujan sedang hingga lebat juga diperkirakan meluas hingga mencakup Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan, selain wilayah-wilayah yang sebelumnya telah disebutkan.

Sementara itu, pada 8 hingga 10 Mei 2026, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan masih akan terjadi di hampir seluruh wilayah Maluku Utara, termasuk Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Ternate, Tidore Kepulauan, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, dan Pulau Taliabu.

BMKG juga mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah antisipatif guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan. Di antaranya dengan memastikan kesiapan infrastruktur, khususnya sistem tata kelola sumber daya air, serta meningkatkan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi bencana.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing.

Langkah sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan, tidak membakar sampah, serta melakukan penghijauan dinilai dapat membantu mengurangi risiko bencana.

BMKG menegaskan pentingnya bagi masyarakat untuk terus memantau informasi resmi cuaca yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate guna memperoleh pembaruan kondisi terkini.

Dengan meningkatnya potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan, sinergi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi serta meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi di wilayah Maluku Utara. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *