Puskesmas Sulamadaha Sebut Kasus ISPA Akibat kabut Asap Karhutla di Ternate Barat Terus bertambah

TERNATE – Puskesmas Sulamadaha melaporkan jika saat ini warga di Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara yang mengalami gangguan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dilaporkan terus bertambah, karena penyebab gejalanya, adalah kabut asap pekat akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menyelimuti daerah ini.

“Data dari Posko Pelayanan 140 orang sementara di pelayanan di Puskesmas sendiri tercatat 61 orang, sehingga total menjadi 201 orang.”kata Kepala Puskesmas Sulamadah, dr. Nurfani Abd Rahmad saat ditemui ruang kerjanya pada Rabu (14/10/2026).

Dia menjelaskan, warga yang mengalami ISPA ini rata – rata mereka keluhkan gejala, batuk, pilek dan sakit tenggorokan dan keluhan ini disampaikan menyusul adanya kabut asap pekat akibat karhutla yang terjadi di wilayah Kecamatan Ternate Barat sejak dua pekan terakhir.

Selain gelaja batuk, pilek hingga sakit tenggorokan, kata Kepala Puskesmas Sulamadaha, juga sebagian mereka mengeluhkan soal sakit kepala, karena dampak paparan kabut asap karhutla.

“Saat ini pelayanan tak hanya dilayani di Puskesmas Sulamadaha saja, tetapi pelayanan kesehatan juga terpusat di Posko Kesehatan yang disediakan Dinas Kesehatan melalui tim medis dari delapan Puskesmas lain di Kota Ternate dan Posko tersebut di bangun di lokasi TPA yang merupakan lokasi karhutla dan keberadaan Posko tersebut bertujuan untuk menjangkau warga sekitar, agar datang melakukan pemeriksaan kesehatan serta pelayanannya dilayani hingga pada malam hari,”kelas dr.Nurfani.

Kepala Puskesmas Sulamadaha mengatakan, rata – rata pasien yang terpapar ISPA ini mulai dari dewasa, kelompok lanjut usia hingga anak – anak.

“Sebagian dari mereka secara mandiri berobat ke Rumah Sakit,”jelasnya.

Petugas Puskesmas Sulamadaha secara intesif terus melakukan pelayanan kepada warga di daerah itu serta meminta mereka untuk sementara waktu aktivitas di luar rumah, agar dikurangi serta tetap menggunakan masker, sehingga terhindari paparan kabut asap karhutla.(Moko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *