TERNATE – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 bagi para siswa/siswi, terutama mereka yang sudah duduk bangku kelas 12 di sekolah itu dan pelaksanaan ujian TKA ini dibagi menjadi dua gelombang dari total siswa/siswi sebanyak 434 orang.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah (Kepsek) Sabaria Umahuk, S.Pd M.Si saat ditemui Publik Malutnews.id di ruang kerjanya pada Rabu (28/10/2026) siang.
Sabaria menjelaskan pelaksanaan ujian TKA ini dibagi menjadi dua gelombang yakni tahap pertama diadakan mulai 26 – 29 Oktober 2026. Sementara tahap kedua nantinya dilaksanakan tanggal 2 – 5 Nopember 2026 mendatang.
“Hari ini memasuki hari ketiga untuk gelombang pertama yang mereka mengikuti ujian TKA dengan mata pelajaran Matematika dan masih ada satu hari lagi besok dan itu hari terakhir maka mereka akan mengejarkan dua mata pelajaran pilihan dan mereka yang mengikuti ujian TKA ini untuk gelombang pertama sebanyak 219 orang siswa/siswi yang dilaksanakan tiga sesi,”ungkapnya.
Sementara untuk gelombang kedua akan dimulai pada Senin depan yakni tanggal 2 – 5 Nopember itu nantinya diikuti sebanyak 215 orang siswa/siswi.
Menyinggung mengenai berapa jumlah mata pelajaran dalam ujian TKA ini yang diikuti para siswa kelas 12 SMA Negeri 1 Kota Ternate ini, lanjut mantan Kepsek SMA 10 Negeri Kota Ternate itu bahwa sebanyak tiga mata pelajaran wajib dan dua mata pelajaran pilihan.
“Untuk dua mata pelajaran pilihan itu pun ada yang berbeda – beda ya, sesuai pilihan anak – anak itu sendiri, jadi ketika diuji itu berarti ada, tiap anak itu mengikuti lima mata pelajaran. Sejauh ini ada sejumlah anak – anak yang telat datang, kemudian ada yang sakit, tapi semoga nanti saya mengecek daftar hadir atau berita acara kalau pun ada yang sakit dan berhalangan yang tidak bisa hadir maka kami berikan kesempatan untuk mengikuti ujian TKA susulan,”jelasnya.
Kepsek Sabaria Umahuk mengatakan, bahwa anak didiknya semua sudah menguasai teknologi, sehingga tidak ada kendala selama pelaksanaan ujian TKA ini berlangsung.
“Anak – anak sekarang sudah mahir, jadi tidak ada kendala, hanya secara teknis ada sempat terjadi eror kemarin itu dari pusat dan bagi kami tidak masalah serius si,”ujar Kepsek.
Sabaria mengingatkan kepada para siswa/siswinya untuk terus fokus belajar, sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal sesuai kemampuan yang dimiliki.
“Ya anak – anak lebih maksimal belajar ya, masij belajar itu bukan masalah nilai di atas kertas saja si sebenarnya, tetapi bagaimana anak – anak menguasai kompetensi – kompetensi capaian pembelajaran kemudian bagi anak kelas 12 adalah lebih siap lagi merencanakan bagaimana mereka melanjutkan,”tutup Kepsek Sabaria Umahuk.(Moko)












