TERNATE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) menjalankan program unggulan pelayanan berobat gratis demi menjamin kesehatan seluruh lapisan masyarakat kurang mampu. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Malut, Zen Kasim kepada wartawan di Kota Ternate, pada Senin (21/09/2026).
Dia menjelaskan, Melalui program ini untuk membuka akses seluas – luasnya bagi masyarakat kabupaten/kota yang membutuhkan rujukan pengobatan ke Rumah Sakit Chasan Boesoirie Ternate. Pihak Dinas mendampingi warga kurang mampu sejak dari daerah asal hingga menjalani perawatan di rumah sakit rujukan provinsi.
“Kami membiayai keberangkatan mereka dari kabupaten ke provinsi pulang pergi,”kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Zen Kasim.
Zen Kasim mengungkapkan, bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial mendampingi segala kebutuhan warga selama masa perawatan medis. Selain bantuan transportasi, Dinas Sosial memberikan jaminan hidup sebesar Rp1,5 juta untuk pasien rujukan dari kabupaten/kota di dalam wilayah provinsi.
“Kami juga menyalurkan jaminan hidup sebesar Rp2,5 juta bagi pasien yang menjalani rujukan pengobatan ke luar daerah,”ungkapnya.
Untuk memudahkan warga dari luar daerah Kota Ternate, Dinas Sosial menyediakan fasilitas Wisma di Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Himo dan pasien dan keluarga dapat menempati wisma ini secara gratis selama menjalani masa pengobatan apabila tidak memiliki kerabat di Kota Ternate. Pasukan TRC juga mengoperasikan layanan ambulans serta petugas pendamping selama 24 jam penuh untuk mengantar dan menjemput pasien rawat jalan.
“Masyarakat di sepuluh kabupaten/kota di Malut yang sedang sakit jangan berdiam diri di rumah, segera menuju ke puskesmas atau rumah sakit,”harapnya.
Dirinya menambahkan bahwa Dinas Sosial membantu mengaktifkan status BPJS Kesehatan warga yang tidak aktif dalam waktu 3×24 jam di rumah sakit rujukan.
“Masyarakat hanya perlu membawa dokumen Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) saat mengurus akses fasilitas kesehatan tersebut,”ujar Zen.
Guna memastikan bantuan tepat sasaran, Pemprov Malut juga mengerahkan agen Perlinsos di seluruh kabupaten/kota untuk mempercepat proses perbaikan data desil masyarakat kurang mampu di daerah ini. (Moko)










