Nasri: Target Partai Demokrat Untuk Kursi DPR RI Dapil Malut

Hankam, Kota Ternate49 Dilihat

TERNATE – Nasri Abubakar menargetkan Partai Demokrat Maluku Utara mampu merebut kembali satu kursi DPR RI pada Pemilu 2029. Target tersebut menjadi salah satu prioritas kepemimpinannya setelah ditetapkan sebagai calon ketua dalam Musyawarah Daerah (Musda) V melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Partai Demokrat Provinsi Maluku Utara, Senin (2/11/2026).

Mengusung semangat konsolidasi Demokrat, rapatkan barisan, bangun kekuatan, rebut kemenangan, Nasri Abubakar menegaskan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat konsolidasi dan struktur partai di seluruh tingkatan, mulai dari tingkat paling bawah hingga Dewan Pimpinan Daerah (DPD).

Menurut Wakil Wali Kota Ternate itu bahwa konsolidasi menjadi langkah penting untuk mempersiapkan partai menghadapi kontestasi politik, khususnya Pemilu 2029.

“Pertama-tama, saya bersyukur Alhamdulillah. Walaupun baru ditetapkan sebagai calon, perlu dipahami bahwa dalam Partai Demokrat tidak ada istilah ketua terpilih, tetapi hanya calon. Keputusan akhirnya berada di pimpinan pusat, yakni Ketua Umum Partai Demokrat,”jelasnya.

Ia menyatakan, penguatan struktur partai menjadi prioritas untuk membangun kekuatan politik sekaligus menentukan strategi menghadapi pemilu mendatang.

“Terkait target kursi DPR RI dan DPRD Provinsi, itu merupakan komitmen kami di hadapan Ketua Umum. Target ke depan, minimal seluruh kabupaten/kota yang sebelumnya belum memiliki kursi Demokrat, nantinya harus bisa mendapatkan kursi di DPRD kabupaten/kota,”ungkapnya.

Selain menargetkan keterwakilan di seluruh DPRD kabupaten/kota, Nasri juga membidik penambahan kursi di DPRD Provinsi Maluku Utara. Namun, target paling utama adalah mengembalikan keterwakilan Partai Demokrat di DPR RI.

“Bahkan, kami juga menargetkan penambahan kursi di DPRD provinsi. Namun, target utama kami adalah merebut kembali satu kursi DPR RI,”ujar Nasri.

Nasri mengakui, Partai Demokrat pernah memiliki keterwakilan di DPR RI pada Pemilu 2009. Namun, kursi tersebut hilang sejak Pemilu 2014 hingga saat ini. Oleh Karena itu, ia menegaskan bahwa salah satu tugas utamanya adalah mengembalikan kursi DPR RI melalui penguatan konsolidasi dan kerja politik partai menjelang Pemilu 2029.

“Demokrat sendiri sudah pernah memiliki kursi DPR RI, yaitu di tahun 2009. Nah, kehilangan kursi sejak dari tahun 2014 sampai saat ini. Nah, itu tugas saya yang utama adalah mengembalikan kursi itu. Saya kira itu. Ya, insyaallah,” katanya menambahkan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *