Ternate- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofiiska (BMKG) mencatat hingga hari kelima pasca gempa bumi magnitudo 7,6 sudah terjadi gempa bumi susulan sebanyak 1.108 kali untuk wilayah Kota Ternate dan daerah lainnya di Provinsi Maluku Utara.
Hal itu disampaikan staf operasional Stasiun Geofisika BMKG Kelas III Ternate, Basri Kamarudin melalui sambungan telepon pada Senin (06/04) hari ini dengan mengatakan jumlah 1.108 kali gempa bumi susulan, 24 kali gempa bumi di antaranya yang dirasakan guncangan.
“Untuk hari kelima ini untuk update data gempa bumi dan sekitar pukul 07 : 48 WIT tadi pagi tercatat 1.108 kali dan 24 kali dirasakan,”ungkapnya.
Dari gempa bumi susulan ini, kata Basri, terjadi secara bervariasi mulai paling tinggi magnitudo 5,8 sedangkan untuk paling rendah yakni magnitudo 1,7.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada serta terus mengikuti update informasi resmi dari situs resmi BMKG maupun dari Pemerintah Daerah,”harap Basri.
Sebelumnya pada Kamis (02/04) pagi kemarin sekitar pukul 07 : 48 WIT gempa bumi dengan magnitudo 7,3 namun beberapa saat kemudian BMKG memutakhirkan data, sehingga menjadi magnitudo 7,6 yang menguncang perairan antara Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Guncangan hebat itu membuat warga di Maluku Utara panik dan berhamburan keluar rumah dan bahkan BMKG saat itu mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulut dan Malut.(**)










