Ternate – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate, Provinsi Maluku Utara, merilis data pemudik yang menyeberang melalui Pelabuhan Penyeberangan Ferry Bastiong di Kota Ternate, pada angkutan Arus Mudik Lebaran Idul Fitri Hijriah/ 2026 Masehi mengalami kenaikan sebesar 20 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Hal itu disampaikan General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate, Mushar Usman kepada media ini pada Kamis (26/03) sore dengan menyebut sejak terhitung 10 hari menjelang lebaran hingga arus balik hari ini sudah tercatat jumlah pemudik yang menyeberang dari dan ke Pelabuhan Penyeberangan Ferry Bastiong di Kecamatan Ternate Selatan itu 67ribu 716 orang pemudik.
“Dengan melihat data tersebut dan jika dibandingkan dengan data pada periode yang sama di tahun lalu tercatat 56ribu 576 orang pemudik, sehingga dengan jumlah itu maka arus mudik lebaran tahun ini naik sebesar 20 persen,”ungkap Lala sapaan Mushar Usman.
Sedangkan untuk jumlah kendaraan yang menyeberang melalui Pelabuhan Penyeberangan Ferry Bastiong di Kota Ternate, untuk tahun 2025 lalu tercatat 28ribu 18 unit kendaraan, tetapi untuk arus mudik lebaran tahun ini yakni 31ribu 845 unit kendaran atau terjadi kenaikan sebesar 14 persen.
“Fase arus balik, khusus untuk pemudik pejalan kaki yang sudah kembali dari yang melakukan mudik itu sebesar 18ribu 702 orang atau sekitar 54 persen dan mereka yang belum kembali itu masih diperkirakan 16ribu 195 orang atau 46 persen,”kata Lala.
Selanjutnya, kendaraan roda dua yang sudah kembali pada arus balik lebaran ini diperkirakan berjumlah 5ribu 876 unit kendaraan atau secara presentasinya sudah 46 persen, sedangan kendaraan yang belum kembali itu 6ribu 779 unit kendaraan atau 54 persen. Kemudian untuk kendaraan roda empat yang sudah kembali hingga pada Kamis sore ini sudah 1.370 unit atau 44 persen dan kendaraan roda empat yang belum kembali itu 1.770 unit atau 56 persen.
GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate menjelaskan, sementara untuk prediksi puncak arus balik lebaran akan terjadi pada tanggal 28 hingga sampai 29 Maret besok.
“Kami prediksi awal untuk puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 22 hingga sampai 25 Maret, tetapi ternyata bergeser, sehingga yang perkirakan puncak arus balik terjadi pada 28 sampai 29 Maret besok,”ujarnya.
Mushar Usman juga meminta kepada para pemudik yang akan kembali pada arus balik lebaran ini untuk memastikan kondisi kesehatannya dalam prima sebelum berangkat serta para pemudik juga diminta untuk membeli tiket lebih awal melalui aplikasi, agar menghindari penumpukan saat mengantre di loket tiket.
“Alhamdulillah sejauh ini untuk arus mudik hingga arus balik lebaran ini pelayaran masih berjalan aman dan lancar,”katanya menambahkan.(**)










