Masih Takut Gempa Bumi Dan Tsunami Susulan, Warga Tifure di Pulau Batang Dua Pilih Bermalam di Kebun

Kota Ternate225 Dilihat

Ternate – Sejumlah warga di Kelurahan Tifure, Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, memilih bermalam dikebun yang merupakan lokasi pengungsian, mereka bertahan lantaran masih rasa takut dan trauma dengan adanya gempa bumi dengan magnitudo 7,6 serta informasi adanya peringatan dini gelombang tsunami yang dikeluarkan dari pihak BMKG terjadi sejak Kamis (02/04) pagi tadi.

Mereka terlihat membangun tenda menggunakan terpal sejak pagi tadi saat terjadi gempa bumi di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan warga ini masih merasakan ketakutan dengan guncangan gempa bumi yang terjadi begitu kuat.

Berdasarkan data Kelurahan Tifure yang menyebut warga yang bermalam di lokasi pengungsian sebanyak 405 jiwa mereka sejak pagi dievakuasi oleh Pemerintah Kelurahan bersama para Majelis jemaat serta relawan AMGPM melalui jalur belakang PLN hingga Gunung Jere.

Bantuan – bantuan pertama yang disalurkan kepada pengungsian ini melalui Pemerintah Kelurahan yang bekerja sama dengan pihak gereja dengan menyuplai obat – obatan dari Pustu serta sembako untuk kebutuhan bagi para korban selama berada dilokasi.

Lurah Tifure, Alter Akian Koda dalam keterangan tertulis yang diterima media pada Kamis malam mengatakan mereka bertahan dilokasi pengungsian lantaran selain merasa masih takut dengan adanya gempa bumi susulan serta mengantisipasi adanya gelombang tsunami. Selain itu mereka juga tidak bisa kembali, karen sebagian warga rumah mereka rusak akibat dampak gempa bumi tersebut.

“Mohon doanya, agar musibah ini segera berlalu serta secepatnya ada bantuan bisa cepat turun kelokasi,”katanya menambahkan.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *