Ternate – Wakil Menteri (Wamen) UMKM RI, Helvi Yuni Moraza memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penyaluran Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) Regional Indonesia Bagian Timur di Kantor Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku Utara di Kota Ternate, pada Jumat (26/06/2026) sore. Rakor tersebut dihadir Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe, Kepala BI Malut, Handi Susila, Kepala OJK Malut, Kepala BPKP, Para perbankan serta perwakilan Pemerintah Daerah di wilayah Sulawesi, Maluku hingga Papua.
Wamen UMKM menjelaskan kegiatan Rakor yang diadakan ini bentuk komitmen Kementerian UMKM untuk memastikan program Pemerintah Pusat, terkait kesejahteraan masyarakat.
“Bentuk Komitmen kami di Kementerian UMKM, untuk memastikan program dari bapak Presiden Prabowo terkait pemberian dan penyaluran KUR bagi para UMKM,”kata Wamen UMKM.
Pihaknya, kata Helvi, kegiatan Rakor Penyaluran KUR ini bertujuan benar – benar bisa ditersalurkan dan tepat sasaran, sehingga masyarakat dengan cara yang muda bisa mendapatkannya.
“Rakor ini kita libatkan semua pihak terkait dengan harapan untuk sama – sama bisa mengawasi, sehingga penyalurannya tepat sasaran. Penyaluran KUR ini sudah tercatat sebanyak 67 kali dibawa Kepempinan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka,”ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Wamen UMKM, juga memberikan apresiasi kepada pihak BI yang selama ini sudah memberikan dukungan penuh kepada Kementerian UMKM.
Wamen berharap dengan pertemuan Rakor ini, agar bisa mengetahui secara detail kendala apa saja yang dialami baik dari masyarakat maupun pihak – pihak yang terlibat, sehingga pada kesempatan ini bisa mendapatkan petunjuk dari pihak BPKP, OJK maupun Kementerian Keuangan mengenai aturannya, termasuk Kementerian UKMKM selaku Penanggungjawaban sebagai Pemerintah.
“Sebagai Kementerian UMKM yang diamanahkan sekaligus memastikan, termasuk mengawasi proses penyaluran KUR, sehingga mencapai pemanfaatan dari tujuan pemerintah mengadakan program KUR ini sendiri,”katanya menambahkan.
Penyaluran KUR Regional Indonesia Bagian Timur yang meliputi wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua sudah tersalur sebanyak Rp16,5 Triliun yang disalurkan kepada 255ribu UMKM yang tersebar di sepuluh provinsi.(**)










