Untuk Memudahkan Bertransaksi, Bank Indonesia Launching Kawasan Siap QRIS di Lokasi Objek Wisata Pantai Sulamadaha

Ekonomi, Kota Ternate571 Dilihat

Ternate – Bank Indonesia (BI) Maluku Utara melaunching Kawasan SIAP QRIS di kawasan wisata Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate pada Rabu (12/08/2026). Program ini ditujukan untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital sekaligus memberikan kemudahan transaksi bagi wisatawan dan pelaku usaha.

KPw Bank Indonesia Maluku Utara, Handi Susila, dalam sambutannya mengatakan pengembangan digitalisasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Sebab harus perluasan penggunaan QRIS merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah, perbankan, pelaku industri, komunitas, hingga masyarakat.

“Keberhasilan perluasan QRIS hingga menjangkau masyarakat dan pelaku usaha merupakan hasil kerja bersama pemerintah daerah, perbankan, pelaku industri, komunitas, dan masyarakat luas,”ungkapnya.

Dia menyebut Pantai Sulamadaha dipilih, karena merupakan salah satu destinasi wisata unggulan yang menjadi ikon Kota Ternate dan Maluku Utara selama ini.

Oleh karena itu, Melalui Kawasan SIAP QRIS, BI ingin wisatawan mendapatkan pengalaman berwisata yang lebih aman dan nyaman, termasuk dalam melakukan pembayaran secara digital.

Tak hanya meluncurkan kawasan SIAP QRIS, BI Maluku Utara juga memberikan sejumlah dukungan untuk memperkuat ekosistem digital di kawasan wisata tersebut.

Salah satunya berupa fasilitas internet Starlink untuk mendukung konektivitas internet yang lebih stabil dan andal. Fasilitas ini diharapkan dapat menunjang kelancaran transaksi QRIS bagi wisatawan maupun pelaku usaha.

BI juga memberikan soundbox QRIS. Perangkat tersebut membantu merchant mengetahui transaksi yang diterima secara langsung.

Selain fasilitas digital, BI turut memberikan dukungan berupa meja, kursi, dan layar proyektor untuk mendukung operasional kawasan wisata Sulamadaha.

Handi mengatakan penggunaan QRIS memberikan sejumlah manfaat bagi pelaku UMKM dan usaha di kawasan wisata.

Pembayaran dapat dilakukan dengan mudah, cepat, aman, dan efisien tanpa harus membawa uang tunai maupun menyediakan uang kembalian.

Di sisi pelaku usaha, transaksi digital juga membantu pencatatan transaksi sekaligus membuka peluang menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Kami berharap Kawasan SIAP QRIS Sulamadaha dapat menjadi contoh keberhasilan digitalisasi destinasi wisata di Maluku Utara dan menjadi inspirasi bagi kawasan-kawasan wisata lainnya untuk melakukan transformasi serupa,”kata dia.

Peluncuran Kawasan SIAP QRIS Sulamadaha juga menjadi bagian dari rangkaian Pekan QRIS Nasional Provinsi Maluku Utara 2026. BI berharap momentum tersebut dapat semakin mendekatkan QRIS kepada masyarakat dan memperkuat ekosistem ekonomi serta keuangan digital di daerah.

Dalam kegiatan yang sama, BI Maluku Utara juga mengumumkan pemenang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia Kie Raha 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat digitalisasi dan edukasi sekaligus mempromosikan kuliner khas Maluku Utara.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *