Pengawas SPBU Batu Anteru Ternate Berikan Penjelasan Terkait Antrian Panjang Kendaraan

TERNATE – Pengawas SPBU Lingkungan Batu Anteru, Kelurahan Maliaro, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara memberikan penjelasan mengenai terjadi antrian panjang kendaraan di wilayah itu hingga berjam – jam untuk mendapatkan stok Bahan Bakar Minyak (BBM).

Arifandi salah seorang pengawas SPBU Batu Anteru saat ditemui diruang kerjanya pada Senin (19/10/2026) siang tadi menjelaskan, bahwa rata – rata antrian panjang kendaraan baik roda dua maupun roda empat itu, karena mereka ingin mendapatkan stok BBM Subsidi jenis Pertalite, semenjak naiknya harga BBM Pertamax.

“Karena SPBU reguler wilayah Kota Ternate saat ini hanya melayani penjualan stok BBM Subsidi jenis Pertalite itu cuma SPBU Batu Anteru, sehingga terjadi antrian panjang mulai dari hari Senin sampai hari Sabtu,”ungkapnya.

Dia mengatakan, antrian panjang kendaraan di SPBU Batu Anteru bukan alasan terjadi kelangkaan stok BBM, melainkan karena kendaraan baik roda dua maupun roda empat itu mereka ingin mendapatkan stok BBM Subsidi jenis Pertalite, sehingga mereka rela mengantri berjam – jam, karena dulu BBM Pertamax masih harga Rp12.350 mereka lebih banyak mengisi Pertamax, tetapi semenjak harga Pertamax naik menjadi Rp16.300 sebagian warga di Kota Ternate mengalihkan ke BBM Pertalite makanya terjadi antrian panjang.

Dia mengungkapkan, untuk stok BBM Subsidi jenis Pertalite maupun stok BBM jenis lainnya di SPBU Batu Anteru sejauh ini stoknya masih aman.

“Misalnya untuk stok BBM Subsidi jenis Pertalite setiap hari yang distribusi dari Depot Pertamina Jambula mulai dari 10 – 15 KL atau setara dengan 3 unit mobil tengki, sehingga stoknya masih aman dan kami melayani pelayanan dimulai jam 07 : 30 WIT sampai 15 : 00 WIT ,”ujar Arifandi.

Dia berharap, agar pelayanan stok BBM Subsidi jenis Pertalite ini tak hanya dilayani di SPBU Batu Anteru, tetapi juga dibuka pelayanan di SPBU lain, biar bisa mengurai masalah antrian panjang.

“Misalnya SPBU Kampung Pisang, Kalumata dan Lelong itu jika mereka buka pelayanan BBM Subsidi jenis Pertalite otomatis tidak terjadi antrian panjang seperti di SPBU Batu Anteru, makanya kita setiap saat disorot, terkait antrian panjang, karena memang kita disini cuma melayani stok BBM Subsidi jenis Pertalite,”tutupnya.(Moko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *