TERNATE — Di tengah gempuran arus budaya luar yang semakin gencar, pemuda adat Maluku Utara diajak untuk tidak tinggal diam dan berdiri paling depan menjaga warisan leluhur.
Pesan tegas ini disampaikan oleh Anggota DPD RI Dapil Maluku Utara, Yang Mulia Sultan Hidayatullah Sjah II, S.Ip, M.A.P., saat menerima kunjungan silaturahmi dari gabungan pemuda, pelajar, dan mahasiswa adat.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut, para generasi muda adat menyampaikan berbagai aspirasi, tantangan, serta kegelisahan mereka mengenai masa depan adat dan tradisi lokal di era modernisasi.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Sultan Hidayatullah Sjah II memberikan arahan mendalam. Beliau menekankan pentingnya peran aktif pemuda adat untuk menjadi garda terdepan dalam merawat identitas daerah.
”Kita tidak boleh tinggal diam melihat maraknya pengaruh budaya luar saat ini. Oleh karena itu, apa pun langkah dan tindakan yang kita lakukan harus tetap berada dalam bingkai budaya dan tidak boleh keluar dari akar tradisi kita,” tegas Sultan Hidayatullah Sjah II.
Dalam kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Anggota DPD RI, Rizal Effendi, yang ditemui oleh awak media usai pertemuan, turut menegaskan harapan besar dari silaturahmi ini.
”Melalui pertemuan ini, diharapkan para pemuda dan mahasiswa adat dapat terus menjadi benteng pertahanan budaya lokal sekaligus penggerak utama dalam memajukan kebudayaan adat Maluku Utara di masa depan,” ujar Rizal.
Pertemuan hangat ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus merawat dan melestarikan nilai-nilai luhur kebudayaan adat Maluku Utara demi generasi yang akan datang. (**)










