Pemkot Ternate Tetapkan Tanggap Darurat Penanganan Gempa Bumi Selama 14 Hari

Kota Ternate210 Dilihat

Ternate – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara menetapkan tanggap darurat dalam penanganan bencana gempa bumi magnitudo 7,6 selama 14 hari kedepan, penetapan itu dilakukan lantaran sejumlah rumah warga dan fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan.

Hal itu disampaikan Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman pada Kamis (02/04) di Posko Penanganan Bencana Gempa Bhmi dengan menyebut saat ini kita tetapkan tanggap darurat selama tujuh sampai 14 hari kedepan.

Wali Kota menjelaskan, jumlah kerusakan rumah warga maupun fasilitas umum masih terus dilakukan dalam pendataan tim dilapangan dan saat ini warga di sejumlah kelurahan di Kecamatan Pulau Batang Dua, masih mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Sejumlah wilayah dirasakan dari gempa bumi itu, tetapi wilayah paling terdampak adalah Kecamatan Pulau Batang Dua,”ungkapnya.

Pemkot Ternate juga akan mengirim bantuan logistik ke wilauah Kecamatan Pulau Batang Dua dan pengirimannya menggunakan kapal laut.

Gempa bumi dengan magnitudo 7,6 dari di Laut Bitung di Sulawesi Utara atau 129 kilometer dari Provinsi Maluku Utara yang membuat warga hamburan keluar rumah, karena gempa bumi yang terjadi sekitar pukul 07 : 48 WIT itu dirasakan seluruh wilayah di sepuluh kabupaten/kota di Malut.

Gempa bumi tersebut juga membuat pihak BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami dan daerah – daerah yang potensi terdampak itu adalah Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Barat.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *