Lurah Gamalama Adakan Mediasi Masalah Cafe Istana Versus Pengelola Hotel Muara

Kota Ternate289 Dilihat

Ternate – Pemerintah Kelurahan Gamalama, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, mengadakan mediasi dengan mempertemukan pihak Cafe Istana dengan Pengelola Hotel Muara untuk bisa mencari jalan keluar terkait masalah retak dan jatuhnya puing bangunan gedung hotel yang menghantam atap rumah Cafe Istana pada 2 April 2026 lalu pada saat terjadi gempa bumi dengan magnitudo 7,6 yang mengguncang Kota Ternate.

Hal itu disampaikan langsung oleh Lurah Gamalama, Mohtar Umasangadji kepada media ini usai mengadakan mediasi dengan mempertemukan kedua bela pihak di Kantor Kelurahan Gamalama pada Rabu (13/05/2026) sore.

“Pada prinsipnya kami selaku Pemerintah Kelurahan akan tetap mengawal dan berusaha menyelesaikan masalah ini, karena ini demi kenyamanan maupun keselamatan bagi pihak Cafe Istana selaku warga yang merasa masalah ini sangat mengancam aktivitas mereka saat ini, sehingga kami harus mengawal dan mendorong kepada pihak pengelola Hotel Muara, agar masalah tersebut bisa diselesaikan,”ungkap Lurah Gamalama.

Lurah Gamalama menjelaskan, keluhan yang disampaikan pihak Cafe Istana dalam pertemuan mediasi ini adalah pertama jatuhnya puing – puing bangunan gedung Hotel Muara yang menghantam atap rumah mereka.

“Pihak Cafe Istana meminta kepada pengelola Hotel Muara, agar secepatnya memperbaiki bangunan gedung yang retak dan kedua secepatnya memasang jaring pengaman, serta meminta kepada pihak pengelola Hotel Muara untuk mengawasi para tamu, sehingga tidak lagi membuang sampah bekas di atas atap rumah mereka,”ujar Mohtar.

Selain pihak Cafe Istana, lanjut Lurah Gamalama, warga lain yang hadir dalam pertemuan mediasi ini mereka menyampaikan banyaknya pembuangan kotoran Hotel Muara yang tersumbat, sehingga membuat warga sekitar merasa tidak nyaman serta masalah parkiran kendaraan para pengunjung Hotel Muara yang menggunakan jalan raya serta halaman warga sekitar.

“Jadi saya meminta kepada warga untuk membuat keluhan mereka dengan bentuk laporan tertulis dan cantuman poin – poinnya, kemudian mengantarkan ke Kantor Kelurahan Gamalama, nantinya kami menyampaikan ke pihak pengelola Hotel Muara perihal keluhan warga itu, agar mereka bisa menyelesaikan masalah ini,”kata Lurah Gamalama.

Lurah Gamalama berharap, agar pihak pengelola Hotel Muara, agar bisa seriusi menanggapi masalah ini, sehingga masalah tersebut bisa mendapat titik terang dan bisa diselesaikan,”tegas Mohtar Umasangadji.

Sementara itu, pihak pengelola Hotel Muara saat dikonfirmasi terpisah menyampaikan bahwa mereka siap untuk menyelesaikan masalah ini secepatnya.

“Kita siap atasi masalah ini. Namun kami sampaikan ke pak Lurah untuk membuat surat ke perusahaan sesuai keluhan para warga itu,”kata pihak pengelola Hotel Muara.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *