Reses di Marikurubu, Muhajirin Bailussy Serap Keluhan Warga soal Air Bersih hingga Infrastruktur

Kota Ternate223 Dilihat

TERNATE — Anggota DPRD Maluku Utara, Muhajirin Bailussy, melaksanakan rangkaian reses di Kelurahan Marikurubu, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, untuk menyerap berbagai aspirasi, kebutuhan, dan keluhan masyarakat.

Agenda reses DPRD Malut di Kelurahan Marikurubu ini berlangsung pada Sabtu (26/9/202) malam.

Dalam reses yang dihadiri puluhan warga tersebut, sejumlah persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari kebutuhan bantuan kelompok tani, peralatan kerja bagi tenaga lokal, ketersediaan air bersih, hingga pembenahan infrastruktur fasilitas umum dan rumah ibadah.

Salah satu warga, Iwan, menyampaikan kebutuhan masyarakat terhadap bantuan peralatan pertukangan. Menurutnya, sumber daya manusia lokal di bidang konstruksi memiliki kemampuan dan keahlian yang cukup menonjol sehingga perlu didukung dengan peralatan kerja yang memadai.

“Warga memiliki keterampilan, khususnya di bidang pertukangan dan konstruksi. Karena itu kami berharap ada bantuan peralatan yang bisa menunjang pekerjaan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, warga juga menyampaikan kondisi Masjid Nurul Yakin Marikurubu yang membutuhkan perhatian dan penanganan.

Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah kebutuhan air bersih. Rahmah, salah seorang warga, mengatakan ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Marikurubu, terutama saat musim kemarau.

“Kebutuhan air bersih sangat tinggi, apalagi ketika musim kemarau. Masyarakat yang berada di lereng gunung sangat membutuhkan perhatian terkait persoalan ini,” kata Rahmah.

Sementara itu, Ketua RT, Hafiz Abdurahman, meminta perhatian terhadap kondisi jalan lingkungan di RT 06 yang dibangun oleh Pemerintah Kota Ternate pada 2017. Menurutnya, kondisi jalan tersebut saat ini telah mengalami kerusakan cukup parah sehingga membutuhkan pembenahan.

Hafiz juga menyampaikan persoalan pembangunan Puskeskel yang hingga kini belum terurus. Warga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian sehingga fasilitas pelayanan kesehatan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Muhajirin Bailussy menyatakan akan berupaya mengakomodasi kebutuhan masyarakat sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang dimiliki.

“Kita akan melihat satu per satu kebutuhan masyarakat dan berupaya mengakomodasinya sesuai kemampuan,” kata Muhajirin.

Khusus terkait pembangunan Puskeskel, Ketua Komisi IV DPRD Maluku Utara itu mengatakan pihaknya terlebih dahulu akan melihat aspek legalitas dan kewenangan pembangunan fasilitas tersebut.

Jika pembangunan Puskeskel menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Muhajirin memastikan akan memperjuangkannya melalui DPRD Malut.

Namun, apabila fasilitas tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Kota Ternate, Muhajirin yang juga menjabat Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan berkoordinasi dengan legislator PKB di DPRD Kota Ternate untuk bersama-sama memperjuangkan kebutuhan masyarakat tersebut.

“Kita akan lihat dulu legalitas dan kewenangannya. Kalau memang bisa dikerjakan Pemprov Malut, tentu akan kita perjuangkan. Tetapi kalau kewenangannya ada di Pemkot Ternate, saya sebagai Ketua DPC PKB akan meminta teman-teman legislator PKB di Kota Ternate untuk bersama-sama memperjuangkannya,” ujarnya.

Reses Muhajirin Bailussy di Kelurahan Marikurubu tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Administrasi dan Kesekretariatan Sekretariat DPRD Maluku Utara, DR Irmon Machmud, MA, bersama jajaran Setwan DPRD Maluku Utara.

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda reses DPRD Maluku Utara untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat sebagai bahan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kedewanan, termasuk dalam pembahasan program pembangunan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *